Rabu, 23 Maret 2016

WISUDA TAHFID DALAM RANGKA HAB KE- 38 MTs NEGERI PRAMBANAN SLEMAN



           Kemerihan tampak terlihat jelas sejak pagi di MTs Negeri Prambanan pada Minggu, 20 Maret 2016.  Serangkaian kegiatan diadakan mulai pagi sampai siang dalam rangka peringatan HAB Ke-38 MTs Negeri Prambanan Sleman.
        Kegiatan dimulai dengan jalan sehat yang diikuti oleh Kasi Dikmad Kementerian Agama Kabupaten Sleman, semua siswa, guru karyawan beserta keluarga, komite, dan beberapa wali siswa dan masyarakat di sekitar lingkungan MTs Negeri Prambanan.  Dalam kegiatan ini madrasah menyediakan sekitar 80 door prize untuk para peserta.
        Usai kegiatan jalan sehat semua peserta dihibur dengan pentas seni oleh siswa MTs Negeri Prambanan yang dilanjutkan dengan  potong tumpeng, pembagian hadiah bagi peserta Tryout UASDA yang mendapat juara 1 sampai 10 dan acara inti yaitu wisuda tahfid dan bhakti sosial berupa pembagian sembako. 
        Sebanyak 30 siswa terpilih untuk di wisuda.  Adapun wisudawan terbaik adalah Cut Nirmala siswa kelas 8 dimana siswa tersebut sudah menghafal 6 juz.  Prosesi wisuda juga menghadirkan para orang tua siswa.
       Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Drs. Sigiit Sugandono menyampaikan bahwa prosesi wisuda tahfid ini baru sekali dilaksananakan.  Madrasah merasa bangga atas pencapaian para siswa dimana kurang dari satu tahun para siswa bisa menghafal satu sampai enam juz.  Beliau berharap kedepan semakin banyak siswa yang menghafal Al-Qur’an.
         Acara diakhiri dengan pembagian sembako sebanyak 114 paket untuk orang tua/wali siswa dan masyarakat Pelemsari.  “Kami berharap akan terjalin hubungan silaturahmi dan kebersamaan  yang baik  antara Madrasah dan warga disekitar Madrasah”, tambah Sigit.
      Serangkaian kegiatan ini merupakan puncak HAB ke 38 MTs Negeri Prambanan yang sebelumnya telah melaksanakanTryout UASDA pada Minggu, 13 Maret 2016 dan Bhakti Sosial membersihkan 3 Masjid di lingkungnan MTs Negeri Prambanan pada Selasa 15 Maret 2016. (andri)



Jumat, 18 Maret 2016

SISWA MTs NEGERI PRAMBANAN GELAR BHAKTI SOSIAL BERSIHKAN MASJID



Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Prambanan, melalui Palang Merah Remaja (PMR) menggelar Bhakti Sosial (Baksos). Acara tersebut merupakan serangkaian program dalam rangka Milad MTs Negeri Prambanan yang ke 38.

Bhakti sosial ini, berupa kegiatan kerja bakti pada prasarana umum seperti masjid yang letaknya tidak jauh dari lokasi Madrasah yakni Masjid Al-Huda di Dusun Jobohan, Masjid Al-Awwabin di Dusun Gangsiran Kecamatan Prambanan, dan Masjid Al-Hidayah di Dusun Sumber Kidul Kecamatan Berbah

 Para siswa didampingi guru pembimbing membersihkan lingkungan di dalam dan di luar masjid.  Madrasah juga memberikan bantuan berupa alat kebersihan dan sejumlah uang untuk tiap-tiap masjid.

Menurut Kepala Madrasah, Drs. Sigit Sugandono, kegiatan bhakti sosial tersebut merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian siswa kepada masyarakat, terutama lingkungan di sekitar MTs Negeri Prambanan.

"Kegiatan ini sebagai sarana latihan bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa empati atau peduli terhadap kondisi masyarakat yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada MTsN Prambanan dalam pendidikan dan pembentuk kepribadian yang baik," ujar Sigit, Selasa (15/3/2016).

Bhakti sosial itu mendapat respon yang baik dari para pengurus masjid maupun warga di sekitar masjid. "Kegiatan bhakti sosial ini sangat baik dan bernilai positif. Selain itu dapat menumbuhkan kepedulian para siswa terhadap lingkungan sekitar juga bisa membentuk akhlak siswa yang baik. Kegiatan yang dilakukan siswa MTsN Prambanan dalam membersihkan masjid (fasilitas umum) merupakan hal yang langka dilakukan oleh siswa," tutur salah satu warga sekitar Masjid Al-Awwabin.

Respons positif dari para warga di sekitar MTsN Prambanan merupakan apresiasi dan kepercayaan warga terhadap MTsN Prambanan.  “Hal tersebut menjadi penambah  semangat bagi para siswa MTsN Prambanan dalam melaksanakan kegiatan akademik terutama kegiatan yang bersifat sosial di wilayah Kecamatan Prambanan dan Berbah,” papar Sigit.
Sigit berharap, kegiatan bhakti sosial ini kedepannya akan terus dilaksanakan secara rutin. "Bahkan, kedepannya kita berharap bukan saja melibatkan anggota PMR, namun akan menggandeng seluruh siswa," harap Sigit.

Senin, 14 Maret 2016

TRY OUT UASDA DAN SEMINAR PARENTING MTs NEGERI PRAMBANAN SLEMAN



Penjaringan siswa baru atau penerimaan peserta didik baru merupakan hal yang sangat penting untuk menentukan prestasi madrasah. Semakin banyak input dan intake yang bagus dari calon siswa baru maka akan semakin menentukan prestasi Madrasah.
MTsN Prambanan Sleman sebagai institusi di bawah Kementerian Agama berusaha untuk menjaring calon siswa baru dengan melakukan berbagai usaha untuk penjaringan siswa berprestasi, baik dalam prestasi akademik maupun nonakademik. Kepala Madrasah Drs. Sigit Sugandono mengungkapkan bahwa persaingan dalam penjaringan siswa baru masa sekarang ini sangatlah penting untuk bisa memperoleh intake yang bagus sehingga akan mengantarkan madrasah untuk bersaing dengan sekolah umum dalam menorehkan prestasi madrasah yang akan datang, sehingga perlu dilakukan strategi dalam penjaringan siswa baru tersebut.
“Strategi yang kami lakukan adalah jemput bola, kami tidak akan diam di madrasah untuk menampung siswa yang datang ke madrasah saja”, ungkap Sigit. Adapun strategi yang di laksanakan antara lain penyelenggaraan tryout UASDA yang dilaksanakan pada hari Minggu (13/3). Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati MILAD MTsN Prambanan yang ke-38 yang bertepatan pada tanggal 16 Maret 2015. 
Try Out UASDA ini diikuti sekitar 1000 siswa dari 38 SD/MI yang berada di lingkungan Kecamatan Prambanan Sleman, Kalasan, Berbah, Piyungan, dan Prambanan Klaten.  Dalam kegiatan ini Madrasah menjalin kerjasama dengan Bimbingan Belajar Primagama dalam hal soal, koreksi, dan penggandaan soal.  Para siswa diberi waktu 2 jam untuk mengerjakan soal.
Antusias para siswa terlihat sejak pagi sampai acara berakhir.  Madrasah juga mengundang sebanyak 300 orang tua/wali siswa dari beberapa SD yang dipilih untuk mengikuti seminar parenting yang disampaikan oleh Bapak Mulyono, S.Pd, M.A guru Bahasa Inggris MTsN Prambanan. Beliau menyampaikan bahwa peran orang tua terhadap keberhasilan anak sangatlah penting.  Orang tua yang hebat akan melahirkan anak yang hebat pula. Mendidik anak menjadi anak yang baik dan berprestasi harus dilakukan sejak dini. Selain itu orang tua harus senantiasa mendampingi anak dalam belajar.  Mengenal dan mengetahui pergaulan anak, dengan siapa mereka berteman dengan tujuan supaya anak tidak salah dalam bergaul. 
Selain mendapat seminar Parenting, orang tua/wali siswa juga mendapat pelatihan bagaimana mengerjakan soal matematika dengan cara mudah, praktis dan tidak membingungkan dari Primagama.  Hal ini dilakukan karena sebagai orang tua harus bisa menguasai materi yang didapatkan anak di sekolah.  Ini merupakan tantangan bagi orang tua/wali siswa untuk bisa mengantarkan anak mereka ke gerbang kesuksesan.
Panitia Tryout juga menayangkan profil madrasah dimana madrasah berbeda dengan sekolah umum.  Di Madrasah para siswa selain mendapatkan ilmu mata pelajaran umum juga mengajarkan banyak sekali pembelajaran tentang agama.  Para siswa akan diajarakan berbagai ilmu agama yang tidak mereka dapatkan di sekolah umum.  Diharapkan para siswa nantinya lulus dari madrasah akan mendapat bekal yang banyak   tentang ilmu agama yang bisa mereka terapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Selasa, 09 Februari 2016

RAFTING MTsN PRAMBANAN



Rafting atau arung jeram..! Jujur saja banyak dari kami yang belum pernah mencobanya. Bahaya, tidak, bahaya, tidak..? begitu pertanyaan yang ada dalam benak kami. Tapi setelah diyakinkan, kami memutuskan mencoba olahraga yang menguras adrenalin itu, ujar ibu Rini Sri Hastuti, S.Pd, salah satu guru di MTsN Prambanan.
 Semua Guru dan Karyawan memberanikan diri untuk mencoba olah raga menantang ini.  Acara ini diadakan di Elo Muntilan Magelang dalam rangka Pembuatan Komitmen MTsN Prambanan, Senin 8/1.  Rombongan berangkat dari madrasah tepat pukul 07.30 dan sampai di lokasi pada pukul 09.00.  Acara di mulai dengan kegiatan outbond. 
Kegiatan ini sangat menyenangkan.  Semua menikmati dan terlihat sangat antusias dan gembira.  Kepala MTsN Prambanan mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan untuk refresing dan melepas semua penat atas rutinitas yang selama ini dirasakan oleh para guru dan karyawan.  Dalam kegiatan outbond ini diajarkan bagaimana harus bekerjasama dalam menyelesaikan permasalahan.  Para guru dan karyawan juga belajar bagaimana memegang amanah yang telah diberikan serta belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik dan bisa menjadi contoh bagi anak buah. 
Kegiatan outbond selesai tepat pada saat adzan dhuhur.  Semua beristirahat sambil membersihkan diri untuk persiapan sholat.  Dari panitia semua diharuskan untuk menuliskan mimpi dan harapan bagi MtsN Prambanan.  Hasil dari tulisan itu akan dibahas dan dirapatkan untuk bisa dijadikan Komitmen bagi Madrasah.
Tepat pukul 13.00 rombongan diangkut meggunakan mobil menuju sungai untuk mengikuti arung jeram.  Perasaan takut dan was-was masih sangat terlihat di wajah ibu-ibu.  Tapi dengan niat dan keyakinan yang diberikan oleh team leader akhirya semua naik perahu.  Suara teriakan dan jeritan terdengar dari rombongan yang merasa ketakutan.  Sejauh kurang lebih 12 km sungai yang harus disusuri dengan memakan waktu sekitar 2 jam.  Usai kegiatan diharapkan semua menjadi fresh dan bersemangat dalam beraktifitas dan bisa meningkatkan kinerja, tambah Drs. Sigit Sugandono. (adp)
                                                             OUTBOND


Senin, 01 Februari 2016

Mr. FAHRUR MENGGEBRAK MATEMATIKA DAHSYAT DI MTsN PRAMBANAN SLEMAN



Kamis, 28/1 sebanyak 300 siswa kelas IX MTsN Prambanan dan MTsN Maguwoharjo memadati aula MTsN Prambanan.  Para siswa terlihat antusias menantikan seorang sosok yang sangat ditunggu kedatangannya yaitu Master Matematika Dahsyat Indonesia, Mr. Fahrur untuk memberikan pelatihan Matematika Dahsyat.  MTsN Parambanan dan MTsN Maguwoharjo sepakat untuk mengundang Mr. Fahrur untuk bisa hadir  memberikan motivasi dan mengajarkan Matematika dengan mudah, cepat dan menyenangkan bagi siswa kelas IX yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional (UN).
Menurut Kepala MTsN Prambanan, Drs. Sigit Sugandono kegiatan ini diadakan dalam rangka persiapan UN.  Beliau berharap dengan hadirnya Master Matematika, Mr. Fahrur akan mengubah image yang sudah mengakar di hati para siswa bahwa Matematika merupakan mata pelajaran yang sangat sulit.  Sosok yang luar biasa, semangatnya, kemauannya dan keteguhan hatinya serta keinginannya dalam memajukan dunia pendidikan.  Selain pintar tapi juga seorang motivator yang luar biasa yang sangat diharapkan untuk menularkan ilmunya bagi para siswa dengan cara dan kiat yang jitu, praktis, sederhana dan menyenangkan. Sehingga diharapkan hasil UN Mata Pelajaran Matematika nantinya akan mendapat hasil yang lebih baik.
Sementara itu Kepala MTsN Maguwoharjo menyambut baik kegiatan tersebut sebab dengan diadakannya pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan hasil nilai UN khususnya Matematika.   Mengingat bahwa pelajaran Matematika di sekolah terkadang menjadi pelajaran tidak begitu disenangi oleh siswa, terkadang yang menyebabkan siswa tidak senang adalah penyampaian pelajaran yang monoton dan sulit dimengerti oleh siswa.
Rendahnya nilai Matematika siswa salah satunya dipengaruhi oleh kurangnya minat belajar siswa, sebagian siswa beranggapan bahwa Matematika itu sulit dan tidak menyenangkan, tambahnya.
Dalam isiannya, Mr. Fahrur memberikan motivasi yang luar biasa kepada para siswa.  Beliau mengatakan tidak ada anak yang bodoh di dunia ini.  Keberhasilan seorang anak dapat dilihat sejak anak tersebut duduk dibangku SMP.  “Anak yang Malas akan menjadi Bodoh, dan Anak yang Bodoh akan menjadi Nakal”, beliau menambahkan.  Kaitannya dengan permasalahan para siswa terhadap soal Matemaatika, beliau memberikan contoh-contoh soal dengan cara pengerjaan yang mudah, praktis, cepat dan menyenangkan.  Beliau memberikan trik jitu.  Dengan harapan para siswa bisa mengerjakan soal matematika dengan lebih cepat dan sederhana.
Sebenarnya belajat Matematika itu mudah dan menyenangkan kalau tahu caranya, jelas Mr. Fahrur.